Minggu, 16 November 2014

TES FORMATIF I




TES FORMATIF I
1.Tujuan Ilmu Budaya Dasar adalah :
Jawab: (A)    Mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap masalah- masalah budaya, sehigga daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya manusia dapat menjadi lebih halis dan manusiawi.
2. Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar didefinisikan sebagai :
Jawab: (C)     Pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahjuan dasar dan pengertuan tentang konsep- konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah- masalah manusia dan kebudayaan. 
 3.      Dengan mempelajari Ilmu Budaya Dasar, para mahasiswa diharapkan dapat menemukan:
Jawab: (D)    Berbagai sikap, nilai, harga diri dan sifat kemanusiaan yang sangat bermanfaat untuk memperdalam dan memperluas persepsi, tanggapan, wawasan dan penalaran sehingga mampu memperhalus budi nurani.
4.  Ilmu Budaya Dasar sebagai salah satu komponen MKDU yang secara khusus                               bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjana Indonesia dengan kualifikasi, seperti :
Jawab: (A)    Berjiwa pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman nilai- nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional sebagai sarjana Indonesia.
5. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah          Basic Humanities yang berasal dari istilah bahasa inggris The Humanities. Dengan demikian bisa   dikatakan bahwa :
Jawab: (A)    The humanities berkaitan dengan nilai- nilai, yaitu nilai- nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.
 6. The Humanities dibatasi sebagai pengetahuan yang mencangkup disiplin :   
Jawab: (A)    Seni dan Filsafat 
7. Masalah Budaya adalah : 
Jawab: (B)     Masalah mengenai perubahan system nilai budaya
8. Masalah Kemanusiaan adalah :
Jawab: (B) Masalah mengenai akibat negatif dari perubahan system nilai budaya. 
 9. Manilik dua masalah pokok yang dapat dikaji dalam mata kuliah Ilmu   Budaya Dasar. Nampak dengan jelas bahwa : 
 Jawab: (A) Manusia tidak saja sebagia obyek tetapi sekaligus subyek pengkajian. 
10.   Dengan tujuan sebagaimana tercantum dalam nomor 1 di atas, maka setiap mahasiswa diharapkan dapat:
Jawab: (C)Mempertajam kepekaan terhadap lingkunag budaya, sehingga lebih mudah menyesuaikan diri denagn lingkungannya terutama untuk kepentingan profesi. 
11.   Ilmu Budaya Dasar (IBD) digolongkan kedalam Matakuliah Dasar Umum (MKDU) yang pada dasarnya merupakan matakuliah…. Diperguruan tinggi, negeri dan swasta.
Jawab: (A)    Wajib 
12.   Materi yang diajarkan oleh mata kuliah IBD yang pokok adalah tentang  :
Jawab: (B)     Manusia dan kebudayaan 
13.   The Humanities berusaha untuk memanusiakan manusia, maksudnya adalah :
Jawab: (A)    Manusia harus mengetahui filsafat tentang dirinya, etika, estetika, logika dan lain bidang. 
14.   Salah satu pokok bahasain yang dipakai sebagai bahan pertiambangan untuk menentukan ruang lingkup kajian: IBD, adalah :
Jawab: (A)    Aspek kehidupan yang terkait dengan jemanusiaan dan budaya  
15.   IBD dapat digolongkan (merupakan bagian dari) dalam ilmu pengetahuan :
Jawab: (D).    semua benar.

Sabtu, 15 November 2014

Film "Tanah Surga Katanya"

Judul: Tanah Surga Katanya
Ulasan :
`        Film ini menceritakan sebuah keluarga yang terdiri dari kakek, ayah dan cucunya yang bernama salman dan salina, mereka tinggal di sebuah dusun di Pulau Kalimantan yang dekat dengan perbatasan Indonesia- Malaysia, sang kakek merupakan mantan sukarelawan konfrontasi 1965 dan ia selalu menanamkan rasa Nasionalisme kepada cucu- cucunya, sedangkan sang  ayah merupakan pedagang yang bekerja di Malaysia  dan bahkan ia lebih memilih untuk tinggal di Malaysia karena merasa di Negara tersebut memberikan sebuah harapan untuk masa depannya sedangkan di Indonesia masih didominasi oleh keterbelakangan dalam pembangunan dan perekonomian. Kemudian disuwaktu- waktu datang seorang guru sekolah dasar dan ia mengajar di sebuah sekolah yang hampir rubuh karena sudah tidak dipergunakan selama setahun, tidak lama kemudian juga datang seorang dokter ke dusun tersebut, ia pindah karena tidak mampu bersaing sebagai dokter professional dikota, setelah tahu ada guru dan dokter yang datang di dusun mereka, masyarakatpun merasa senang karena adanya dokter yang datang didusun tersebut sehingga mereka depat dengan mudah untuk medapatkan pengobatan ketika sakit. Dan salman, salina dan teman- temannyapun senag karena dapat bersekolah kembali, di sekolah pun guru tersebut selalu mengajrkan rasa Nasionalisme pada murid- muridnya sehingga timbul rasa cinta terhadap NKRI namun saat sang guru cuti untuk mengambil gajinya di kota dokter menjadi pengganti guru tersebut, ketika mengajar dokter mengajak murid- muridnya untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia namum seluruh murid malah menyanyikan lagu yang berjudul “ kolam susu” karena mereka sudah lupa lagu kebangsaan Indonesia. Suatu hari sang ayah mengajak keluarganya untuk pindah ke Malaysia, namun sang kakek menolaknya dan karena dari kecil anak- anaknya tinggal bersama sang kakek, tentunya mereka lebih memilih mengikuti apa kata kakeknya terlebih lagi sang kakek telah mendoktrin mereka agar selalu cinta kepada bangsa dan NKRI, namun  karena sang ayah membujuk anaknya akhirnya salina mau ikut bersama ayanhnya dengan di iming- imingi di belikan boneka yang besar dan akhirnya ayah dan salina pindah ke Negara Malaysia, sedangkan salman tetap tinggal bersama kakeknya di Indonesia hingga hari demi hari terlewti kondisi kesehatan kakek semakin melemah dan akhirnya meninggal kemudian salman mengabarkan kepada ayangnya bahwa kakek meninggal dan memintanya untuk segera pulang, ketika mengetahui kakek meninggal sang ayah merasa sedih karena dulu kakek merupakan seorang sukarelawan konfrontasi sedangkan sang anak (ayah) malah pindah Negara tetangga hingga rasa selal dan kecewa pada dirinya sendirilah yang dirasakan.  

Penjelasan Pribadi:
Film “Tanah Surga Katanya” mengisahkan tentang sulitnya mempertahankan hidup di perbatasan Indonesia- Malaysia dengan melihat kehidupan nyata antara rasa cinta terhadap tanah air dan kenyataan sulitnya mencari penghidupan di negeri sendiri, terutama didaerah perbatasan yang masih didominasi oleh keterbelakangan dalam pembangunan dan perekonomian sehingga warga Negara Indonesia yang tinggal di perbatasan belum mendapatkan haknya secara utuh. Dan film ini menyampaikan sebuah pesan yang tersirat agar kita terus belajar dan mempertahankan bahwa apapun yang terjadi pada Negara Indonesia jangan sampai kita kehilangan cinta pada negeri ini dengan menjunjung rasa Nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama manusia untuk mempertahankan Sumber Daya Alam, Bahasa dan Budaya yang dimiliki Indonesia.

Budaya dan Remaja


Pertanyaan:
1. Faktor apa saja yang berhubungan dengan budaya jika dikaitkan dengan potensi ramaja (jelaskan).

2. Masalah budaya erat kaitannya dengan kebudayaan.

Jawaban:
1.   Tentunya ada banyak faktor yang dapat dihubungkan dengan budaya dan
dikaitkan dengan potensi remaja saat ini, yaitu faktor dimana  budaya yang begitu kental dan sudah ada sejak Zaman dahulu yang hingga saat inipun masih ada, namun seiring perkembangan zaman, budaya yang begitu kental itu sudah agak memudar karena masuknya budaya luar/barat ke budaya yang sudah ada di Indonesia. Misalnya:

Masyarakat Indonesia memiliki rasa solideritas dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama manusia hingga akhirnya Negera Indonesia Merdeka, namun sudah puluhan tahun Indonesia merdeka dan generasi muda atau remaja saat ini justru malah kurang memiliki rasa solideritas dan kepedulian terhadap sesama manusia dan bahkan budaya luar yang masuk sudah menjadi gaya hidup sehari- hari, sehingga membuat remaja tersebut menjadi individualis dan kurang memiliki kesadaran. Salah satu cara supaya apa yang sudah menjadi budaya di Zaman dahulu tetap terjaga hingga saat ini yaitu:

Dengan diadakannya atau kita mengikuti kegiatan Organisasi Karang taruna
untuk mengetahui atau mempelajari pengetahuan tentang tumbuh dan berkembangnya remaja atas dasar kesadaran dan tangung jawab social sehingga tumbuh potensi dan kemampuan generasi muda dalam rangka mengembangkan budaya yang sudah ada dan terwujudnya kesejahteraan social di masyarakat.

2.  Karena budaya itu hasil dari apa yang manusia pikirkan dan akal budi sehingga menghasilkan ilmu pengetahuan, serta kemampuan indra yang mendorong manusia untuk mengembangkan rasa indah yang mampu menghasilkan karya seni. Kemudian hasil dari apa  yang manusia pikirkan (budaya) itu menjadi sebuah kebudayaan. Dan kebudayaan menjadi  pembeda antara setiap Suku Bangsa dan Negara namun juga menjadikan setiap Suku Bangsa  dan Negera bersatu karena perbedaan yang dimiliki untuk saling melengkapi dan saling menghargai atas segala perbedaan.